Petirnews.Bulukumba – Warga Kasimpureng digegerkan oleh insiden berdarah yang terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.30 WITA. Seorang pria bernama Herman Mustari, atau yang lebih dikenal sebagai Anto Potlot, menjadi korban serangan brutal dengan senjata tajam.
Kejadian bermula di depan rumah Anto. Menurut saksi, suasana awalnya tenang hingga tiba-tiba Cake, pria yang diduga sebagai pelaku, datang dengan emosi meledak-ledak. Tanpa banyak bicara, Cake langsung berteriak dan menghunus parang, membuat warga sekitar terkejut.
Korban yang tak tahu-menahu soal masalah ini sempat bertanya, “Ada apa ini?” Namun, pertanyaan itu tak sempat terjawab. Cake langsung menyerangnya dengan brutal. Dua tebasan maut menghantam tubuh Anto—sikunya hampir putus, dan lengan tangannya penuh luka menganga.
Pelaku diduga datang berboncengan dengan rekannya, Parel, yang berperan sebagai pembonceng. Setelah melancarkan serangan, keduanya langsung tancap gas meninggalkan lokasi.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas menyelamatkan Anto dan membawanya ke fasilitas medis dalam kondisi kritis. Sementara itu, aparat kepolisian bergerak cepat dan kini tengah memburu Cake serta mencari tahu motif di balik aksi keji ini.
“Kami tidak akan berhenti sampai pelaku tertangkap!” ujar salah satu petugas kepolisian yang menangani kasus ini.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kasimpureng masih tegang. Warga berharap pelaku segera tertangkap agar peristiwa mengerikan ini tak terulang lagi. Apa sebenarnya yang melatarbelakangi serangan brutal ini? Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.